You are here::
 
 

Kunjungan Kerja Mendadak Ketua Pengadilan Tinggi Agama Makassar Ke Pengadilan Agama Pinrang

E-mail Print PDF

Pinrang (22/11/2016) adalah jadwal kunjungan kerja mendadak Ketua PTA Makassar Helmy Bakri ke PA Pinrang. Tanpa pemberitahuan sebelumnya  KPTA bertolak dari Makassar sekitar pukul 05.00 WITA,  ini merupakan kunjungan pertama untuk ke PA Pinrang semenjak Helmy Bakri mengemban jabatan sebagai KPTA Makassar. Kunjungan ini  pun berlangsung sehari penuh.

            
Untuk hasil penilaian kunjungan kerja ke PA Pinrang oleh KPTA mendapat respon yang baik. Dalam penilaiannya Helmy mengemukakan bahwa Beliau memberikan apresisi positif bagi PA Pinrang. Hal ini beliau nilai dari  tingkat kehadiran pegawai secara keseluruhan cukup baik. Walaupun dirinya juga mengakui bahwa ada sejumlah pegawai yang tidak hadir dengan alasan tertentu.
Hal lain yang menjadi perhatian helmy Bakri adalah masalah kebersihan dan tata ruang PA Pinrang. Dalam kunjungannya beliau mengunjungi setiap ruangan dan memberikan penilaian baik untuk 2 hal tersebut hanya saja masih perlu ditingkatkan agar lebih baik lagi dari yang sekarang tetapi harus tetap sesuai dengan standarisasi Mahkamah Agung.


Akhir kunjungan KPTA memberikan pembinaan bagi warga pengadilan agama pinrang. Beliau mengungkapkan bahwa keadaan peradilan agama saat ini sudah sangat maju dibandingkan dengan masa dulu sewaktu beliau menjadi CPNS. Helmy sangat bersyukur karena dimasa menjelang akhir jabatan yang insyaAllah berlaku pada April 2017 dapat ikut merasakan masa masa pengadilan agama saat ini. Untuk itu beliau akan terus mengabdikan tenaga dan pikiran untuk kemajuan peradilan agama.

       
Dalam sambutannya Helmy juga mengajak agar selalu bekerja sesuai dengan gaji yang diterima sehingga  tidak menjadi hutang baik didunia maupun diakhirat.  Hal ini berkenaan dengan Perma no 7, 8, 9 tahun 2016 yang sudah disosialisasikan berkali kali oleh Mahkamah Agung. Untuk itu bila ada KPA yang akan keluar kantor terutama untuk hal non dinas maka wajib menginformasikan ke KPTA. Beliau pun mengingatkan bahwa masalah kedisiplinan adalah kewajiban untuk semua pihak mulai dari atas sampai bawah. Dan semua mempunyai hak untuk melaporkan atau menginformasikan bila ada tindak ketidakdisiplinan disekitarnya. 12@hm@