You are here::
 
 

Panitera Pengganti Pengadilan Agama Pinrang Wilayah Hukum Pta Makassar Meraih Gelar Doktor

E-mail Print PDF

MAKASSAR, Panitera Pengganti Pengadilan Agama Pinrang wilayah hukum Pengadilan Tinggi Agama Makassar, H. Imran S.Ag., S.H., M.H berhasil menyandang gelar doktor dalam bidang Ilmu Agama Islam pada Program Pascasarjana (PPs) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar.

Gelar tertinggi dalam akademik ini, diperolehnya setelah mampu mempertahankan disertasinya berjudul “Eksekusi Harta bersama pada Pengadilan Agama wilayah Hukum Pengadilan Tinggi Agama Makassar).” saat sidang promosi doktor di Audiotorium ruangan sidang PPs UIN Alauddin Makassar Kamis (3/9).

Sidang promosi doktor ini dipimpin oleh Pembantu Rektor III Universitas UIN Alauddin Makassar Prof. Dra. Hj. Siti Aisyah Kara MA. PHD dan Prof. Dr.  H. Minhajuddin, MA sebagai Promoter.

Dalam pemaparannya,  Imran menyampaikan, bahwa eksekusi harta bersama pada Pengadilan Agama wilayah Hukum Pengadilan Tinggi Agama Makassar telah terlaksana sesuai dengan peraturan yang ada,

Dari pemaparan hasil penelitian yang dilakukan oleh imran dalam diseratasinya bahwa pelaksanaan eksekusi terhadap harta bersama 5 (lima) Pengadilan Agama dalam wilayah hukum Pengadilan Tinggi Agama Makassar dalam kurung 5 (lima) tahun terakhir yaitu tahun 2009 sampai dengan tahun 2013 yang diselesaikan atau terealisasi adalah Pelaksanaan putusan (eksekusi) secara sukarela sebanyak 70 perkara atau 76.08% sedangkan penyelesaian secara paksa adalah 22 perkara atau 23.92 %

Data tersebut (menurut Imran) menggambarkan bahwa eksekusi di 5 (lima) Pengadilan Agama dalam wilayah hukum Pengadilan Tinggi Agama Makassar dalam kurung 5 (lima) tahun terakhir yaitu tahun 2009 sampai dengan tahun 2013 adalah dominan penyelesaiannya secara sukarela, oleh karena itu peneliti berkesimpulan bahwa Masyarakat yang ada di Wilayah Sulawesi Selatan dominan mempunyai tingkat pemahaman dan kesadaran hukum yang tinggi

Imran dalam  implikasinya menyebutkan bahwa Pengadilan Agama sebagai salah satu lembaga kekuasaan kehakiman dalam sisitem hukum di Indonesaia yang bertanggung jawab mewujudkan keadilan dan kemaslahatan bagi seluruh rakyat, Penduduk Indonesia dominan beragama Islam dan hukum Islam merupakan salah satu norma hukum yang dipedomani Masyarakat. Dengan demikian dalam memberikan putusan terkait dengan sengketa harta bersama harus lebih berhati-hati agar memberiakan maslahat yang besar dan tidak menimbulkan permasalahan dan penafsiran baru yang bisa membingungkan masyarakat pada umummnya dan umat islam pada khusunya yang berperkara.tepat pada pukul 14.00 WITA. Pembantu Rektor III Universitas UIN Alauddin Makassar Prof. Dra. Hj. Siti Aisyah Kara MA.PHD mengatakan H. Imran, S.Ag, S.H., M.H merupakan doktor yang ke 459  UIN Alauddin Makassar. “Dr. H. Imran, S.Ag.,  S.H., M.H. lulus dengan predikat gelar doktor IPK 3,65 Amat baik. Semoga bermanfaat di masa akan datang,” ujarnya sebelum menutup sidang promosi. (IT PA. Pinrang)

Curiculum Vitae

Identitas

Imran, NIM: 80100312036, adalah putra kelima dari delapan bersaudara, dilahirkan di Lompulle (salah satu desa di Kecamatan Ganra, Kabupaten Soppeng) pada tanggal 22 Agustus 1971, dari pasangan Eynul Abubakar dan Sitti Maryam. Ayahanda wafat pada Tahun 2005 disaat penulis melanjukan pendidikan ke strata dua (S2) Hukum di UMI Makassar dan saat itu penulis bertugas di Pengadilan Agama Manokwari Papau Barat, Meski telah tiada, cinta kasih ibunda yang rela menjadi single parent 10 tahun lebih telah melahirkan revolusi keturunan dari keluarga ummi menjadi anak-anak hub al-ilmi dan mengabdi untuk Negara dan agama; putra sulungnya, ditakdirkan menjadi Kepala Sekolah SMP Muhammadiya di Kabupaten Soppeng, Putra keduanya, sebagai guru SD di Kabupaten Soppeng, putri ketiga, sebagai guru SD di Kabupaten Soppeng, putri keempat ibu rumah tangga di Makassar, putra kelima saya sendiri bertugas di Pengadilan Agama Pinrang sebagai  Panitera Pengganti, putra keenam almarhumah, putra ketujuh sebagai PNS pada Universitas Negeri Papua dan putra bungsu sebagai karwan sawasta di Palu

Riwayat Keluarga

Menikah pada tanggal 6 Pebruari 1998  dengan Hj. Nurjaya, S.Ag binti H. Tajuddin. Putri tunggal dari pasangan H.Tajuddin dengan Hj. Halimah. Dari pernikahan tersebut, lahir dua orang putri : Miftahul Rizka Nopika Putri biasa disapa Vika, Lahir di Jayapura pada tanggal  13 Nopember 1998, kini bersekolah di kelas 2 SMA pondok pesantren Ummul Mukminin Makassar yang kedua bernama  Miftahul Nurul Salsadilla Putri biasa disapa Salsa  yang kini bersekolah di kelas 2 SMP pondok pesantren Ummul Mukminin Makassar, dan seorang putra bernama Achmad Nurzavikran Putra Padduppa  yang kini beranjak usia 4 tahun

Riwayat Pendidikan.

Penulis tamat di SDN No. 117 Maniangpatu Kabupaten Soppeng 1984, kemudian lulus SMP Negeri Lompulle Kabupaten Soppeng tamat pada tahun 1987 jarak tempuh dari rumah kesekolah berada pada kisaran 5-6 KM yang sehari-hari dilalui dengan berjalan kaki, Berhubung tidak ada sekolah menengah umum (SMA) atau yang sederajat di kampung halaman maka pada tahun 1987, penulis memberanikan diri “masuk kota” Watang Soppeng memilih SMA Muhammadiyah Watang Soppeng tamat pada tahun 1990. Pada tahun yang sama, sambil tertatih-tatih kekurangan biaya, penulis meneruskan pendidikan ke IAIN Alauddin Makassar dan pada akhir tahun 1995 penulis menjadi Alumni pada Fakultas Syari’ah jurusan Perbandingan Mazhab Hukum, sekalipun sebelum masuk kuliah di IAIN Alauddin Makassar bekal ilmu yang penulis miliki tidak pernah bersentuhan langsung dengan Ilmu Agama namun karena tekad yang kuat dan alhamandulliah selesai juga dengan predikat tidak mengecewakan, kemudian pada tahun 1997 melanjutkan kembali kuliah dengan memilih jurusan hukum perdata pada Universitas Cenderawasi Jayapura dan selesai pada tahun 1999, lalu pada tahun 2007 lanjut kuliah di Pascasarjana UMI Makassar dan selesai pada tahun 2009 dan sejak tahun 2012 berkesempatan untuk memulai belajar pada program Doktor (S3) di Pascasarjana UIN Alauddin Makassar dan alhamndulillah tepat pada pukul 14.00 WITA diberikan gelar Doktor

Riwayat Pekerjaan

  1. Setelah menerima Ijazah S1 Syariah, dipertengahan tahun 1995, penulis merantau ke Jayapura sekarang Papua dan menempuh tes penerimaan CPNS pada tahun yang sama, dan dinyatakan lulus dan bertugas di Pengadilan Tinggi Agama Jayapura, Lalu pada Tahun 2002 diangkat menjadi Panitera Pengganti pada Pengadilan Agama Manokwari sampai menjabat sebagai Wakil Panitera, pada tahun 2006 dipromosikan sebagai Panitera/Sekretaris Pengadilan Agama Nabire, pada tahun 2009 kembali dipromosikan menjadi Panitera Muda Hukum pada Pengadilan Tinggi Agama Jayapura. Tahun 2012 dimutasi dari Jabatan Panitera Muda Hukum Pengadilan Tinggi Agama Jayapura  menjadi Panitera Pengganti  Pengadilan   Agama Pinrang dengan alasan melanjutkan pendidikan pada PPs UIN Alauddin Makassar
  2. Pernah sebagai dosen Luar Biasa pada STAIS Alfatah Jayapura yang kini sekarang menjadi STAIN Alfatah Jayapura dengan mata kuliah hukum acara perdata dan hukum acara peradilan agama, mulai tahun 1996;
  3. Pernah sebagai dosen Luar Biasa pada STIH Manokwari, mulai tahun 2002;
  4. Pernah sebagai dosen Luar Biasa pada Universitas Negeri Papua di Manokwari  Papua Barat, tahun 2002;
  5. Pernah sebagai dosen Luar Biasa pada STAIS As Syafiah Nabire, tahun 2006;
  6. Pernah sebagai dosen Luar Biasa pada Univerisitas YAPIS Jayapura, tahun 2009 sampai dengan 2012;
  7. Pernah sebagai dosen Luar Biasa pada STIH Umel Mandiri Jayapura, tahun 2009 sampai dengan 2012;
  8. Sebagai dosen Luar Biasa pada STIH Cokroaminoto Pinrang, tahun 2009 sampai dengan 2012 hingga sekarang

Riwayat Kepangkatan

Penata Muda, III/a    CPNS 1 Maret Tahun 1996

Penata Muda Tk I, III/b 1 April Tahun 2000

Penata, III/c 1 April Tahun 2002

Penata Tk. I, III/d 1 April tahun 2006

Pembina, IV/a 1 April tahun 2015 hingga sekarang

Pengalaman Organisasi

-       Pada tahun 1988 sebagai kader Ikatan Pelajar Muhammadiyah

-       Anggota Pramuka Dewan Racana IAIN Alauddin Tahun 1991-1995

-       Pada tahun 2000 sebagai Pengurus Daerah Muhammadiyah Jayapura hingga sekarang